Kamis, 03 September 2015

GENDANG BELEQ KELUARGA RAHAYU DUSUN KANDANG KAOQ TANJUNG - LOMBOK UTARA

Gendang Beleq merupakan salah satu kesenian tradisional yang telah sangat lama berkembang dan dikenal dengan baik oleh masyarakat suku Sasak. Dalam perjalanannya, kesenian tradisional Gendang Bedeq telah mengalami pasang surut perkembangan. Bahkan, dengan perkembangan yang sangat pesat pada akhir-akhir ini, kesenian tradisional Gendang Beleq telah tumbuh kembali menjadi kesenian yang sangat populer pada seluruh lapisan masyarakat suku Sasak.

Nama kesenian Gendang Beleq keluarga rahayu, beralamatkan dusun kandang kaoq, desa tanjung, kec. tanjung, kab. lombok utara. Dewasa ini, Kesenian Gendang Beleq yang telah hadir ini di kabupaten lombok utara yang terbentuk sekitar tahun 2001 dulu yang di kepalai oleh H. Edy mulianto dan sempat terhenti beberapa tahun karena kepengurusan kurang baik maka pada tahun 2010 kemarin, di bentuklah kembali gendang beleq ini dengan nama yang sama dan ketua yang berbeda. yang mana sekarang di ketuai oleh Bapak sudirman belia adalah sosok seniman yang telah berpengalaman dalam bidang seni dan dulu juga ia pernah mengepalai kesenian budaya Cupak Gurantang Cempaka Kuning dusun  kandang kaoq, dimana kesenian ini  mengikuti alur zaman semakin tengelam.

ORGANISASI KEPENGURUSAN GENDANG BELEQ KELUARGA RAHAYU

KEPANITIAAN GENDANG BELEQ TAHUN 2012-20..

KETUA : SUDIRMAN

SEKERTARIS : JATRIADI

PENGARAH : SURIADI dan NUR CEMON

ANGGOTA :
  1. AMQ. SUDURSAH
  2. AMQ. SARIANA
  3. AMQ. BAYASAH
  4. AMQ. JAYADI
  5.  AMQ. INDRA
  6. AMQ. YARSAH

Photo dokumentasi gendang beleq keluarga rahayu dusun kandang kaoq

gendang beleq keluarga rahayu masa 2010

gendang beleq keluarga rahayu masa 2015

Jumat, 05 April 2013

ORGANISASI REMAJA DUSUN KANDANG KAOQ TANJUNG, LOMBOK UTARA - NTB

Kepengurusan remaja dusun kandang kaoq tanjung, kec. Tanjung,kabupaten lombok utara tahun 2011/2020

Kepanitiaan :
Kiai : Guru Sadiati,Guru Budi Artadi dan Guru Sudiarno

Merbot : Candrasah

Ketua remaja : Mulia Dana

Sekertaris : Pasnila Wati

Bendahara : Tuis Nurul Astiti

Kepengurusan : Anggi Sahidul dan Fauzan Efendi

Anggota remaja :
1. Anawadi
2. Adi rahman
3. Hasan e.
4. Kaswadi

KECAMATAN KABUPATEN LOMBOK UTARA ,NTB - indonesia

kabupaten lombok utara terdiri dari 5 kecamatan,yaitu
  • ·         Tanjung merupakan salah satu kecamatan yang juga merupakan ibu kota di Kabupaten Lombok Utara . tempatnya berada di antara jkecamatan pemenang dan gangga menjadikannya pusat perdagangan dan pemerintahan yang mudah dijangkau dari berbagai daerah lain yang ada di Lombok Utara. penduduk Tanjung sangat heterogen, ada Suku Sasak , Bali , Jawa , Bima , Sumbawa dan suku-suku lainnya. Tanjung menyimpan potensi untuk menjadi sentral perdagangan yang bisa disejajarkan dengan kota-kota lain di Nusa Tenggara Barat . Tanjung juga merupakan pusat pemerintahan sementara di kabupaten ini. Kantor DPRD dan kantor Bupati Lombok Utara merupakan beberapa di antara kantor yang telah dibangun di wilayah ini. Agama Mayoritas penduduk kota Tanjung memeluk agama Islam . Kebanyakan pemeluknya adalah Suku Sasak , Jawa , Bima , Sumbawa . Agama lain yang dianut di kota ini adalah Buddha , dan Hindu , yang kebanyakan dianut oleh penduduk dari suku Bali . Beragam tempat peribadatan juga dijumpai di kota ini. Selain didominasi oleh masjid , Pura dan Vihara juga terdapat di kota Tanjung

Selasa, 08 Januari 2013

Pantai Pink di Lombok Timur Yang Mulai Di Lirik Oleh Wisatawan



Tidak sepopuler obyek wisata Gili Terawangan (Lombok Utara), atau Pantai Kute (Lombok Tengah), Pantai Pink belum banyak dikenal. Pantai ini terletak di Dusun Temeak, Desa Serewe, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, atau 82 kilometer arah tenggara Kota Mataram.
Masyarakat lokal menyebutnya Pantai Tangsi, meski nama ini kian terkubur oleh sebutan Pantai Pink. Disebut pink karena pasirnya berwarna putih bercampur serpihan terumbu karang warna merah. Jika terkena air laut, dan sinar matahari sore atau pagi, butiran-butiran pasir halusnya berubah warna menjadi merah muda. Kabarnya, di dunia ada tujuh pantai yang pasirnya berwarna merah muda seperti di Bahama, se- dangkan di Indonesia ada juga di Pulau Komodo.

Adapun nama Tangsi dikarenakan seputar kawasan itu, seperti Pantai Tanjung Ringgit— berhadapan dengan Samudra Indonesia, atau 1 kilometer tenggara Pantai Pink—dijadikan markas tentara Jepang dalam Perang Dunia II.